Semakin lama aku menggeluti bidang Fisika, semakin aku menyadari bahwa filosofi Fisika lebih dari sekedar ilmu pengetahuan, tetapi juga penyingkap tabir yang Tuhan ciptakan di dunia untuk di’ulik’ oleh manusia. Satu bab yang paling aku suka dalam pelajaran Fisika Dasar di TPB IPB ialaah mengenai momentum.

Momentum bisa diartikan sebagai masaa benda yang bergerak dikalikan kecepatan benda tersebut. Atau kita dapat menuliskan dalam bentuk variabel sebagai p = m.v . Karena kecepatan merupakan besaran vektor, maka momentum juga termasuk besaran vektor. Artinya, benda yang bergerak dengan kecepatan positif, akan memiliki momentum yang positif. Begitu pula sebaliknya, benda yang memiliki kecepatan negatif akan memiliki momentum yang negatif pula.

Kita selalu menganalogikan benda yang bergerak dengan kecepatan positif adalah benda yang bergerak ke depan atau maju. Sedangkan benda yang memiliki keepatan negatif adalah benda yang bergerak mundur.

Dari persamaan teoritis tersebut aku menyadari bahwa momentum hanya akan terbentuk pada benda yang bergerak. Momentum yang dilahirkan dapat berupa momentum kejayaan dan momentum kehancuran, tergantung ke arah mana kita bergerak. Momentum kejayaan hanya dapat diraih jika kita bergerak positif, maju ke depan, tidak hanya berdiam diri apalagi mundur ke masa yang lalu. Dengan bergerak kita bisa. DENGAN BERGERAK, INDONESIA BISA!!